artikel

Yuk, Ajak si Kecil Healing! Ini 9 Manfaat Liburan Bagi Anak

Images

Liburan tak hanya dibutuhkan oleh orang dewasa untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan saja. Anak-anak pun membutuhkannya, lho! Justru, manfaat liburan bagi si Kecil sangatlah besar karena akan berdampak langsung pada kecerdasannya. Bagaimana tidak, lingkungan luar merupakan tempat real yang tepat untuk mendidik anak menjadi pribadi unggul. Di sana, si Kecil dapat belajar berinteraksi langsung dengan orang lain, serta mengenal berbagai hal yang ada di lingkungan sekitar. Masih banyak lagi manfaat liburan yang bisa didapat anak dari perngalaman barunya tersebut. Berikut ini di antaranya:

1. Mendukung perkembangan otak

Liburan ke tempat-tempat yang seru tak hanya membuat anak terhibur, tapi juga bisa mendukung pengembangan otak si Kecil. Sebab ketika liburan, orangtua secara tidak langsung akan melatih dua sistem genetik yang tertanam jauh di dalam area limbik otak anak, yaitu sistem bermain dan sistem pencarian. Sistem bermain dapat terlatih ketika anak bermain pasir atau elemen alam lainnya. Sedangkan, sistem pencarian anak terlatih ketika anak mengeksplor hal-hal baru, seperti pantai, hutan, serta desa tersembunyi. Tentunya, kedua hal ini tidak dapat dilakukan jika hanya berdiam diri di rumah.

2. Menghilangkan stres

Tak hanya orang dewasa saja yang bisa stres. Anak-anak pun rentan mengalami hal ini akibat berbagai rutinitas yang mereka lewati. Menurut Charlotte Gerber, Bachelor of Science dari Empire State Collage, New York, Amerika serikat, jalan-jalan atau liburan dapat mengurangi tingkat stres si Kecil. Hal ini karena udara segar dan sinar matahari yang didapat ketika berlibur, memicu produksi hormon serotonin yang berfungsi sebagai pengatur mood baik. Si Kecil akan merasa lebih bersemangat, bahagia, dan tak takut mencoba hal baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Sehingga stres yang dirasa pun terlepaskan, berganti dengan rasa bahagia.

3. Mengajarkan problem solving

Manfaat liburan bagi anak yang juga tak kalah penting adalah mengajarkan problem solving alias pemecahan masalah. Liburan secara tidak langsung membawa anak ke berbagai situasi, yang terkadang bahkan di luar dugaan. Contohnya ketika berlibur dengan naik pesawat, biasanya saat lepas landas (take off) dan mendarat (landing) akan ada sedikit rasa tidak nyaman pada telinga. Ceritakan gambaran situasi tersebut, lalu ajarkan cara mengatasi masalah yang nantinya terjadi ini, yaitu dengan minum air atau mengunyah makanan.

4. Melatih kemampuan bersosialisasi

Sosialisasi tidak hanyak bisa dilakukan anak di sekolah saja. Ketika liburan, anak-anak akan bertemu dengan banyak orang, bahkan dari berbagai usia dan ras. Dengan begitu, si Kecil bisa langsung belajar menghadapi hingga berinteraksi dengan orang lain tanpa rasa takut.

5. Menumbuhkan rasa empati dan kasih sayang

Ketika mengajak anak liburan ke daerah yang jauh dari hiruk pikuk kota, ia dapat belajar menghargai apa yang mereka miliki saat ini. Di sinilah letak manfaat liburan dalam menumbuhkan rasa empati. Selain itu, si Kecil juga bisa belajar untuk saling mengasihi, memberi, dan lebih mempunyai rasa empati saat melihat kondisi suatu daerah atau masyarakat yang berbeda dari lingkungan tempat tinggalnya.

6. Memperkuat daya tahan tubuh

Liburan ke berbagai tempat dengan cuaca dan kondisi lingkungan yang berbeda, secara tidak langsung melatih tubuh si Kecil untuk bisa kuat menghadapi bermacam-macam situasi. Selain itu, berlibur ke are outdoor membuat tubuh anak terasupi vitamin D alami dari sinar matahari yang juga berperan penting dalam memperkuat daya tahan tubuhnya. Begitu pun ketika mengunjungi kota yang udaranya bersih, akan sangat baik untuk pernapasan si Kecil.

7. Melatih anak jadi pribadi yang easygoing

Memiliki pribadi yang fleksibel atau easygoing, penting bagi anak agar ia bisa mudah beradaptasi dan tidak merepotkan. Liburan ke kota atau negara yang berbeda misalnya, si Kecil akan menghadapi banyak hal baru seperti salah satunya jenis makanan. Dengan sering berlibur, anak pun akan terbiasa dengan perubahan sementara tersebut dan tidak lagi memilih-milih makanan. Ketika harus tidur siang pun, ia bisa tidur lelap sekalipun hanya di gendongan orangtua, tak melulu harus di kamar. Nah, anak dengan karakter easygoing nantinya juga akan lebih disenangi banyak orang, lho. Manfaat liburan secara jangka panjangnya dalam hal ini, kelak ia juga mudah dalam berbaur baik di lingkungan sekolah maupun kerja saat dewasa.

8. Meningkatkan konsentrasi

Manfaat liburan untuk anak juga berkaitan dengan kemampuan konsentrasinya. Beberapa penelitian menunjukkan, ada peningkatan perhatian serta konsentrasi anak setelah mereka berada di alam bebas selama 20 menit awal. Tempat bermain alam ini bahkan dikatakan lebih baik daripada pengobatan medis untuk anak yang mengidap ADHD. Selain itu, berjalan bersama di lingkungan hijau juga bisa menenangkan tubuh, menurunkan hormon stres, kolesterol, serta tekanan darah.

9. Membangun sarana belajar yang seru

Liburan bisa menjadi sarana belajar yang seru. Maka itu, bijaklah memilih objek wisata yang akan menjadi sarana edukasi bagi anak. Jika ingin memperkenalkannya dengan alam, orangtua bisa mengajaknya ke pantai atau hiking. Agar si Kecil lebih mengenal berbagai macam satwa dan flora, kamu juga bisa mengajaknya ke kebun binatang atau taman bunga. Dengan memilih objek wisata sesuai dengan apa yang ingin dipelajari, si Kecil akan benar-benar mendapatkan manfaat liburan sesungguhnya, yakni bermain sambil belajar dengan cara yang amat menyenangkan.

Seperti itulah manfaat liburan untuk anak yang bisa didapat. Bermain sambil belajar, sekaligus membangun ikatan (bonding) dengan orangtua agar semakin kompak. Jadi, rencana mau ajak si Kecil liburan kemana, nih?